Anggun dan Berani: Semangat Kartini Muda Membara di SDN 2 Tribungan

Halaman SDN 2 Tribungan tampak berbeda dari biasanya pagi ini. Jika biasanya dipenuhi dengan seragam merah-putih, hari ini suasana berubah menjadi hamparan warna-warni kain tradisional. Seluruh siswa, guru, dan staf berkumpul dengan khidmat untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kartini.

Peringatan tahun ini mengusung tema "Dengan Semangat Kartini, Kita Wujudkan Generasi Berkarakter dan Berwawasan Luas".

Upacara yang Khidmat dan Berbeda

Ada yang unik dalam pelaksanaan upacara kali ini. Petugas upacara didominasi oleh siswi-siswi berprestasi sebagai simbol emansipasi dan pembuktian bahwa perempuan memiliki kapasitas pemimpin sejak dini.

Meski mengenakan kebaya dan kain batik, para siswi tetap tampil sigap dan disiplin dalam menjalankan tugasnya. Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan saat lagu "Ibu Kita Kartini" dikumandangkan bersama-sama, mengiringi pengibaran bendera Merah Putih.

Pesan dari Pembina Upacara

Dalam amanatnya, Ibu Maqhfiro, S.Pd. I, menekankan bahwa perjuangan R.A. Kartini bukan sekadar tentang pakaian adat, melainkan tentang hak mendapatkan pendidikan.

"Anak-anakku, hari ini kita memakai baju daerah untuk menghormati budaya. Namun yang lebih penting, kalian harus meniru semangat Ibu Kartini dalam belajar. Tidak boleh ada lagi anak perempuan yang takut bermimpi tinggi. Di SDN 2 Tribungan, semua punya kesempatan yang sama untuk jadi juara," tegas beliau.

Kegiatan peringatan Hari Kartini di SDN 2 Tribungan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Melalui momen ini, sekolah berharap dapat menanamkan rasa percaya diri pada setiap siswa.

Hari ini, SDN 2 Tribungan tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga sedang mencetak "Kartini-Kartini Baru" yang siap memajukan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan budi pekerti yang luhur.