KEGIATAN PEMBELAJARAN INTERAKSI DENGAN TEMA WAWANCARA
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melatih keterampilan berbicara dan berinteraksi secara santun khususnya pada kelas 3 SD. Salah satu bentuk pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah kegiatan pembelajaran interaksi dengan tema wawancara.
Pembelajaran wawancara diawali dengan penjelasan guru mengenai pengertian dan contoh wawancara sederhana. Guru dapat memberikan contoh melalui dialog singkat atau bermain peran agar siswa lebih mudah memahami. Selanjutnya, siswa diajak berdiskusi tentang contoh pertanyaan yang baik dan sopan.
Pada kegiatan inti, siswa dibagi menjadi beberapa pasangan atau kelompok kecil. Setiap siswa bergantian berperan sebagai pewawancara dan narasumber. Tema wawancara disesuaikan dengan lingkungan dan pengalaman siswa, seperti hobi, cita-cita, kegiatan di rumah, atau makanan kesukaan. Kegiatan ini mendorong terjadinya interaksi aktif antarsiswa serta melatih keberanian dalam berbicara.
Setelah kegiatan wawancara selesai, siswa diminta menyampaikan hasil wawancara di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik agar siswa semakin termotivasi. Melalui kegiatan ini, suasana pembelajaran menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan bermakna.